MEMBANGUN KEUNGGULAN SEORANG PEMIMPIN

Ahmat Adil

Seorang pemimpin bertugas merumuskan visi komunitasnya, kemudian menciptakan kondisi yang membuat komunitas atau organisasinya bergerak menuju visi tadi. Sementara ia dan pengikutnya bergerak, mereka mengalami perubahan atau transformasi.

Komunitas yang dipimpin memberikan kepercayaan kepada sesorang untuk menjadi pemimpin bila seseorang memperlihatkan bahwa ia memiliki keunggulan-keunggulan pribadi serta kualitas pengabdian yang melebihi orang lain. Tanpa keunggulan dan pengabdian tadi orang segan mengikuti orang yang tidak memiliki kelebihan dari diri mereka. Pakar kepemimpinan yang lain, menyebutkan bahwa seorang pemimpin memiliki “keagungan” sehingga orang mengikutinya.

Keunggulan yang dimiliki pemimpin tersebut tercermin di dalam beberapa hal yang kentara:

  • Ia memiliki tingkat kepekaan yang tinggi terhadap orang yang ia pimpin dan semua pihak lain yang terkait dengan gerakannya bahkan terhadap bias dirinya sendiri. Namun terutama ia terus bertumbuh dalam kepekaannya terhadap kehendakNya.
  • Ia memiliki skil atau keterampilan dasar kepemimpinan yang didukung dengan skil dasar kehidupan (Basic Life Skills), seperti berkomunikasi dengan baik atau mengambil keputusan
  • Ia memiliki sikap kepemimpinan. Sikap kepemimpinan atau dapat juga disebut pola-pola respon kepemimpinan yang dimilikinya membuat dirinya berbeda dengan orang lain
  •  Ia memiliki kemampuan untuk melakukan pendekatan sistem terhadap segala situasi yang dihadapi. Ia bahkan juga mengenali sistem yang ada bahkan mampu mengubah sistem tadi dimana perlu
  • Sebagai dasar dari semua hal di atas,, ia memiliki spiritualitas kepemimpinan yang mendalam sebagai dasar atau pusat dari semua yang ia miliki tadi.

 Dengan menunjukkan pada kelima keunggulan yang saling terkait tadi, pada dasarnya kita menunjuk pada sebuah kata kunci yang membuat seseorang menjadi pemimpin sejati. Seorang pemimpin dan mereka yang dipimpinnya berada di dunia nyata sedangkan dunia itu terus berubah, maka pemimpin yang baik adalah seorang yang terus belajar. Ia mempelajari lingkungannya, mereka yang ia pimpin serta seluk beluk dirinya sendiri. Ia tidak berhenti meningkatkan kepekaan dan intuisinya. Ia pun senantiasa belajar mengenali sistem dimana ia berada beserta segala dinamikanya. Juga ia terus belajar mendalami skil dan sikap kepemimpinan.